Ads

Friday, June 08, 2012

Ini "Ganjaran" bagi Ibu yang Tak Berikan ASI

UNTUK meningkatkan kesadaran para ibunda memberikan ASI eksklusif untuk buah hatinya, pemerintah melalui Kemenkes akan memberikan penyuluhan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bagi ibu-ibu yang hamil. Penyuluhan akan dilakukan sejak ibu hamil, melahirkan, dan selama masa menyusui.

"Kalau ibu hamil datang ke Posyandu, maka dia akan mendapatkan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) yang berwarna pink. Di dalamnya berisi seputar penyuluhan bagaimana menjalani masa kehamilan dengan baik, mempersiapkan persalinan, bagaimana melaksanakan IMD (Inisiasi Menyusui Dini), hingga bagaimana memelihara payudara agar pasokan ASI tak terhambat. Namanya kelas ibu, yang didampingi seorang tutor oleh bidan," tutur Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (Dirjen Bina Gizi & KIA), Dr. Slamet Riyadi Yuwono, DTM&H, MARS, usai jumpa pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (8/6/2012).

Kelas ibu tersebut diadakan untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil dan ibu menyusui untuk menjaga kesehatan dirinya dan mengusung kesehatan bayi. Lantas, apakah ganjaran bagi ibu yang tidak bersedia memberikan ASI eksklusif untuk bayinya?

"Bila masih ada yang tidak mau menyusui ASI, maka akan terus diberikan penyuluhan. Tidak akan diberi sanksi, hanya diberikan penyuluhan. Dibuat sadar apa pentingnya ASI bagi bayi. Minimal enam bulan saja, bila memang tidak ada indikasi medis mengapa tidak mau," tutupnya.
(tty)
Source : okezone.com

Hah, Ibu yang Beri ASI Eksklusif Baru 31%

SETIAP bayi berhak mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan. Sayangnya, karena berbagai penyebab hanya 31 persen ibu yang memberikan ASI eksklusif pada bayinya.

Tepatnya 1 Maret 2012, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menetapkan kebijakan nasional, yakni PP Republik Indonesia Nomor 33 tahun 2012 mengenai Pemberian ASI Eksklusif.

Peraturan pemerintah yang baru akan diberlakukan secara aktif mulai 1 Maret 2012 ini dilahirkan guna menjamin pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan sumber makanan terbaik mereka, yaitu air susu ibu (ASI) sejak dilahirkan sampai berusia 6 bulan.

"Manfaat pemberian ASI eksklusif sangat banyak dan baik bagi bayi. Baik manfaat jangka panjang maupun jangka pendek bagi kesehatan bayi. Saat ini, baru sekitar 30 persen bayi yang mendapat ASI eksklusif. Dengan adanya PP ini, ditargetkan setidaknya meningkat menjadi 60 persen pada 2015," tutur Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (Dirjen Bina Gizi & KIA), Dr Slamet Riyadi Yuwono, DTM&H, MARS, usai jumpa pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (8/6/2012).

Berdasarkan data dari Bappenas tahun 2010, sebanyak 31 persen bayi di Indonesia mendapatkan ASI eksklusif hingga usia enam bulan. Terdapat beberapa penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusif, di antaranya:
1. Belum semua rumah sakit menerapkan 10 LMKM (Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui).
2. Belum semua bayi baru lahir memperoleh IMD (Inisiasi Menyusui Dini).
3. Jumlah konselor menyusui masih sedikit, yaitu 2.921 konselor menyusui dari target 9.323 konselor.
4. Promosi susu formula masih gencar.
5. Belum semua kantor dan fasilitas umum melaksanakan Peraturan Bersama Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Kesehatan, tentang peningkatan pemberian air susu ibu selama waktu kerja di tempat kerja.
(tty)
Source : okezone.com

Manfaat Koordinasi (re-write 02/05/06)


Hari Selasa, 25 April 2006 lalu, ada email dari Ghita yang isinya seputar rencana perpisahan kelas (SII) B, berikut emailnya:

FYI nih buat kelas B....
On 23/04/2006 19:26:12, syafniyanti Muchtar (
syafni_anti@yahoo.com)wrote: Assalamua'laikum wr wb,
Kepada teman2 yang hari ini gak dateng ke YISC, ada beberapa info yang mau anti sampaikan mengenai acara syukuran kelas B.
Lokasi/Tempat : Rumah Makan situgintung-Ciputat
Waktu : Minggu, Jam 13.00 - 18.00 (Stlh kls SII &sholat zuhur)
Biaya : Rp. 50.000/org
Cara Pembayaran : Cash atau Transfer via BCA No. Rek 2951601693 atau Mandiri No. Rek. 117-0000007484 Atas nama : Syafniyanti. (Konfirmasi via SMS stlh trnsfr)
Persiapan yg hrs dibawa : Kado dibungkus dengan kertas koran. Harga kadonya Rp. 10.000
Transportasi : Bis (Ngumpul di dpn taman firdaus)
Acara : Pokoknya seru.. plus tukeran kado & foto2dong...
Mohon teman2 yang merasa kelas B harus datang ke acara ini.

Hmmm... saya tergelitik untuk menanggapi email ini, mengingat... sehari sebelumnya ada sms dari sekertaris angkatan untuk berhati-hati dan menjaga nama baik YISC, meski bukan sesuatu persoalan yang besar, namun penting untuk selalu mengingatkan teman-teman. Berikut tanggapan saya, sekaligus menginformasikan hasil pertemuan minggu 23 April 2006 yang lalu.

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuhu

Teman-teman yang baik, disela-sela kesibukan kita, alhamdulillah kekompakkan kita masih terjaga, tak perduli cakupan/skala besarnya jumlah anggota yang hadir, tak perduli motivasi yang dibangun disuatu acara tersebut… yang paling penting silaturahmi tetap terjaga (sekedar saran, sebaiknya tidak membawa nama YISC as Organisasi, s’cara bisa menimbulkan masalah ghitu…). Semoga apa yang teman-teman niatkan senantiasa tetap dijalan Allah SWT, sehingga setiap detik waktu kita… tidak terbuang dengan percuma.

Teman-teman,
Sebagai bahan infromasi.... (saya nunggu dari kemarin, blum ada yang inisiatif buat laporan… hihihi)... Minggu kemarin itu... kita ada 3 agenda....
  1. Pertemuan dengan wakil MDO dari angkatan dasar (sdr. Fatur), terhadap rencana kedepan, tugas dan fungsinya, serta bagaimana mekanisme penyampaian aspirasi angkatan dasar untuk perbaikan YISC kedepan.
  2. Pertemuan pengurus As-Shof (angkatan januari 2006) dengan Departemen Pendidikan YISC, untuk mempersiapkan proses pendidikan berikutnya (tahap Lanjutan). Mengenai mekanisme pendaftaran ulang dari temen-temen angkatan dasar menuju ke angkatan lanjutan, nanti Sdr. Yauri, Sdr.Fadil dan Sdri. Fahrainy serta temen-temen pengurus dari Divisi Pendidikan yang akan menggodok, baiknya gimana.
  3. Angenda terakhir adalah pembentukan tim kecil untuk kegiatan Tadabur Alam dan Tim Kecil pendaftaran ulang ke angkatan lanjutan... nah yang ini saya belum dapet siapa-siapa saja yang duduk di Tim kecil tersebut... yang saya tahu hanya ketua tim kecil Tadabur Alam (sdr. Fahmi) dan Ketua tim kecil Pendaftaran ulang ke-angkatan lanjutan, sdr.Anto dan Sdri. Andalucia... mungkin temen-temen bisa bantu kasih tambahan informasi... supaya temen-temen yang kemarin kebetulan ga’ bisa ikutan bisa tahu juga berita perkembangan angkatan kita.
Terakhir,... semoga setiap niat baik kita senantiasa dicatat sebagai amal ibadah kita oleh Allah SWT. Amien

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuhu
Dedy Kustyono
Kira-kira demikian email saya menanggapi forward email dari Ghita, dan betul saja... bahwa saat pelaksanaan kegiatan pertemuan tersebut, minggu 30 April 2006, saya dapat sms dari Ketua YISC (Mas Qudrat), yang menginformasikan bahwa beliau dihubungi salah seorang dari orangtua peserta kelas B, yang menanyakan apakah benar YISC ada acara perpisahan ??
Nah loh!!!....
Beruntunglah, Ghita pernah menginformasikan hal ini, dan saya juga sudah mengingatkan di milis angkatan.... coba kalo tidak ada koordinasi sama sekali... mungkin lain ceritanya... apalagi sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.... wah..wah... akan semakin parah jadinya.
Mungkin inilah manfaat koordinasi, sekecil apapun masalahnya... setidaknya bisa di share keteman kita, sehingga kita bisa meminimalisir kemungkinan kesalahan yang terjadi.
Wallahua'lambishshowaab
Dedy Kustyono

Bagaimana Mendeteksi Adanya Kista?

Berbeda dengan kista yang ada di organ tubuh lainnya, kista di ovarium atau indung telur bias hilang dengan sendirinya. "Kista sebenarnya juga salah satu jenis tumor. Penyebab pastinya sendiri masih belum diketahui, walaupun ada dugaan seringnya mamakai obat kesuburan. Umumnya lebih sering terjadi pada wanita yang belum pernah hamil," demikian penjelasan dr. M. Soemadadi, Sp.O.G. dari Rumah Sakit Bersalin Asih, Jakarta. Berikut penjelasannya tentang kista dan Ovarium.


Hasil Ovulasi
Kista yang bentuknya seperti kantung-kantung berisi caritan ini sebenarnya merupakan hasil ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) yang normal terjadi setiap bulan saat seorang wanita mengalami menstruasi. Kista itu biasanya akan menghilang dengan sendirinya. Namun, kadangkala, kista tersebut bias saja justru terus berkembang dan semakin membesar. Bahkan, muncul kista-kista lain yang tidak ada kaitannya dengan proses ovulasi. Nah, kista seperti inilah yang perlu diwaspadai sehingga dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui apakah berbahaya atau tidak, serta menentukan penanganan yang harus dilakukan. Kista yang normal (fisiologis) dengan tidak (patologis) bias dilihat dari diameternya melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG). "Kista yang fisiologis berdiameter kurang dari lima sentimeter dan bukan cairan biasa, misalnya yang terjadi pada kista endometriosis," kata Soemanadi. Kista yang fisiologis umumnya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu tiga bulan. Namun tamabah Soemanadi, biasanya tetap diamati apakah kista tersebut mengalami pembesaran atau tidak.

Sering tanpa Gejala
Pada yang patologis, pembesaran bias terjadi relatif cepat, yang kadang tidak disadari si penderita. Karena, kista tersebut sering muncul tanpa gejala seperti penyakit umumnya. Itu sebabnya diagnosa awalnya agak sulit dilakukan. Gejala-gejala seperti perut yang agak membuncit serta bagian bawah perut yang terasa tidak enak biasanya baru dirasakan saat ukurannya sudah cukup besar. Jika sudah demikian biasanya perlu dilakukan tindakan pengangkatan melalui proses laparoskopi, sehingga tidak perlu dilakukan pengirisan di bagian perut penderita. Setelah diangkat, pemeriksaan rutin tetap perlu dilakukan untuk mengetahui apakah kista itu akan muncul kembali atau tidak. - Bimala

Sumber : Lisa Nomor 23/tahun II/11-17 Juni 2001-06-14
Tanggal entry data : Minggu, 31 Maret 2002

Mengatasi Alergi Sperma

Segala upaya sudah dicoba, tak hanya melakukan hubungan seksual secara teratur di masa subur. Tapi juga melakukan pemeriksaan kesuburan melalui laboratorium. Hasilnya? Anda tetap tak kunjung hamil. Tak perlu cemas, masih ada upaya lain yang perlu Anda pertimbangkan untuk dicoba, yaitu memeriksakan titer antibodi darah Anda. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah tubuh Anda membentuk antibodi terhadap sperma suami (alergi sperma) atau tidak.

Mengapa terjadi alergi sperma?
Secara alami kekebalan tubuh manusia akan merespon benda asing (antigen) yang masuk. Kondisi ini disebut sebagai alergi. Salah satu antigen yang ditolak tubuh adalah polisakarida yang terkandung dalam sperma. Jadi alergi sperma  terjadi karena sistem kekebalan (antibodi) terpapar antigen sperma sehingga secara otomatis tubuh memproduksi antibodi terhadap sperma. Kondisi ini menyebabkan sperma dianggap sebagai benda asing, dan ditolak untuk membuahi sel telur. Proses ini tidak memungkinkan pembuahan terjadi. Agar terjadi kehamilan, alergi terhadap sperma perlu ditangani secara khusus. Salah satunya dengan cara mengurangi kuantitas hubungan atau mengunakan kondom. Tujuannya agar vagina tidak terpapar sperma setiap kali berhubungan intim. Sehingga rangsangan pembentukan antibodi terhindari. Sehinggga diharapkan antibodi mengalami penurunan. Selain menggunakan kondom, terapi medis yang dapat dilakukan adalah:
1. Terapi steroid. Cara menekan antibodi dengan obat-obatan. Terapi ini bisa dilakukan dengan terapi oral, mengonsumsi tablet atau suntikan.
2. Pencucian sperma untuk terapi inseminasi. Terapi ini dilakukan bila kualitas sperma kurang baik. Caranya sperma suami akan ditampung, dan dilakukan pencucian di laboratorium. Setelah itu, sperma yang baik dimasukkan ke dalam rahim, sehingga sperma tersebut akan mencari sendiri sel telurnya.
3. Teknologi reproduksi. Cara yang dilakukan adalah menyuntikkan sperma lagsung pada sel telur. Sel telur istri diambil dengan laparoskopi, kemudian sel sperma suami yang bergerak/hidup, langsung dimasukkan ke dalam sel telur di laboratorium. Setelah itu sel telur yang telah dibuahi sperma disuntikkan ke dalam rahim.

Apa itu Toxoplasmosis?

Toxoplasmosis adalah suatu infeksi protozoa Toxoplasmosa gondii, yang biasanya terjadi melalui kontak dengan tinja kucing, makan makanan mentah, atau makanan daging yang terkontaminasi dengan toxo ini.

Hanya sekitar 20% wanita hamil dengan toxoplasmosis yang menunjukkan gejala dari penyakit ini.

Tetapi jika seorang wanaita terinfeksi sesaat sebelum atau selama kehamilan, maka kemungkinan sekitar 40-50% untuk menularkan ke bayi dalam kandungannya, walaupun ibu hamil sendiri tidak tanpa sakit.

Apakah resikonya bila terjadi saat hamil?

Bila infeksi toxo terjadi saat hamil maka akan dapat menyebabkan keguguran, atau bila anak lahir maka dapat timbul dengan beberapa masalah kesehatan, seperti: kelainan kongenital cacat; pembesaran hati dan limpa; Kekuningan pada kulit dan mata (jaundice); infeksi mata yang berat. dll

Apa yang sebaiknya dilakukan?

* Jadi jika anda merencanakan kehamilan atau sedang hamil , anda dapat berkonsultasi ke dokter anda apakah anda perlu untuk melakukan tes Toxo ini.

Tes toxoplasmosis biasanya akan dinilai nilai titer dari Ig M ( serangan Akut /sedang terjadi) dan Ig G ( antibodi terbentuk - pernah terjadi dimasa lalu ).

Dan bila tes Toxo anda positif aktif toxoplasmosis (ig M ) maka selanjutnya bila anda sedang hamil maka akan dilakukan pemeriksaan apakah bayi anda terinfeksi juga.

Dan dokter anda akan memberikan pengobatan terhadap infeksi Toxo ini, pengobatan akan memperendah resiko kelainan pada bayi dalam kandungan anda.


* Dan sebaiknya bila anda sedang hamil atau pencegahan yang dapat dilakukan;

-Hindari makan makanan yang dimasak setengah matang atau mentah.

-Bersihkan sayuran dan buahan sebelum dimakan dengan benar.

-Bila anda membersihkan sampah atau tempat sampah, jangan lupa menggunakan sarung tangan, atau sebaiknya serahkan tugas ini kepada anggota keluarga lainnya.

-Pakailah sarung tangan bila anda ingin mengerjakan pekerjaan kebun atau perkarangan anda, untuk menghindari kontak langsung dari kotoran hewan yang terinfeksi.



Beberapa tips pencegahan terhadap toxoplasmosis secara umum dan selama kehamilan :


• Sebaiknya bila anda merencanakan kehamilan maka konsultasikan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan test Toxoplasmosis sebelum kehamilan anda, tujuanya bila memang anda positif terinfeksi, maka dapat dilakukan pengobatan yang optimal sebelum memasuki kehamilan anda.
• Hindari makan makanan yang dimasak mentah atau setengah matang.
• Bersihkan dan cucilah dengan baik buah-buahan atau sayuran sebelum dimakan.
• Bersihkan tangan, alat-alat dapur ( seperti; papan atau alas untuk memotong) yang dipakai untuk mengelola daging mentah, hal ini untuk mencegah kontaminasi dengan makanan lainnya.
• Jangan minum susu UNPASTEURIZED dari hewan..
• Bila anda membersihkan sampah atau tempat sampah, jangan lupa menggunakan sarung tangan, dan cucilah tangan atau sebaiknya serahkan tugas ini kepada anggota keluarga lainnya, bila anda sedang hamil.
• Pakailah sarung tangan bila anda ingin mengerjakan pekerjaan kebun atau perkarangan anda, untuk menghindari kontak langsung dari kotoran hewan yang terinfeksi.
• Untuk anda yang memelihara kucing :

o Bila anda memelihara kucing, maka saat anda mencoba untuk hamil atau sedang hamil, serahkanlah tugas membersihkan kotoran kucing kepada anggota yang lainnya.
o Bersihkanlah kotoran kucing anda setiap hari dan ingat untuk menggunakan sarung tangan dan cucilah tangan anda setiap selesai membersihkan.
o Cucilah tangan setiap selesai bermain dengan kucing anda
o Buanglah kotoran kucing dalam plastik ke tempat sampah, jangan menanam atau meletakanya di dekat kebun atau taman anda.
o Jangan memberi makan daging mentah untuk kucing anda.
o Periksakanlah ke dokter hewan bila anda melihat bahwa kucing anda terdapat tanda-tanda sakit.
o Kucing yang dipelihara didalam rumah, yang tidak diberi daging mentah, dan tidak menangkap burung atau tikus, biasanya tidak terinfeksi.



Apakah Hanya Kotoran Kucing Yang Menyebabkan Infeksi Toxoplasmosis?


Selain tinja kucing, apakah kotoran binatang lain dapat menyebabkan penyebaran Infeksi Toxoplasmosis?

Toxoplasmosis adalah suatu infeksi parasit yang dapat menginfkesi semua hewan dan burung bahkan juga manusia. Parasit masuk kedalam otot dari hewan atau burung ketika mereka makan daging mentah atau minum dari susu hewan lain yang sudah terinfeksi .

Tetapi karena seksual reproduksi parasit ini hanya pada Kucing sebagai host atau rumah dari parasit ini untuk berkembang biak. Kucing dapat terinfeksi ketika memakan tikus, burung atau daging mentah, atau makanan yang sudah terinfeksi oleh toxoplasmosis ini.

Dan karena tubuh kucing adalah rumah dari perkembang biakan parasit ini maka kucing akan mengeluarkan parasit ini melalui tinja atau kotoran kucing.

Kotoran kucing mengandung parasit toxoplasmosis untuk 2 minggu setelah kucing terinfeksi. Tetapi, kotoran kucing itu sendiri tetap akan merupakan sumber infeksi untuk lebih dari setahun.

Tetapi kebanyakan kasus infeksi toxoplasmosis tidak murni dari kontak dengan kucing, tetapi kebanyakan dari konsumsi daging mentah.

Manusia biasanya terinfkesi toxoplasmosis dengan cara:

- Menyentuh tinja dari kucing yang terinfeksi, secara tak sengaja termakan, misalnya saat membersihkan kotoran kucing atau bermain di pasir atau tamam yang sudah terkena kotoran kucing yang terinfeksi.
- Makan daging mentah atau yang dimasak setengah matang yang sudah terkontaminasi dengan toxoplasmosis.
- Minum susu yang belum dipasterisasi.
- Makan yang terkontaminasi makanan yang dihinggapi oleh lalat atau kecoa.

Gejala yang ditimbulkan dari infeksi ini adalah:

- Pada banyak orang timbul tampa gejala dari penyakit ini.
- Demam, nyeri tenggorokan, lelah, pembesaran kelenjar getah benig didareah leher, ketiak.
- Pada beberapa kasus dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram atau kehilangan penglihatan.
- Orang yang sedang hamil atau orang dengan penyakit system imunitas yang rendah seperti AIDS atau kanker mempunyai resiko lebih tinggi bila terkena infeksi ini.

Kehamilan dan toxoplasmosis:

Infeksi toxoplasmosis saat hamil atau sebelum kehamilan dapat menginfeksi bayi dalam kandungannya juga. Infeksi pada bayi dalam kandungan dapat menyebabkan berbagai komplikasi.

Wednesday, May 24, 2006

Rapat Konsolidasi Pengurus Angkatan

Dalam sebuah organisasi memang dituntut untuk lebih peka terhadap perkembangan situasi. Sebut saja YISC, khususnya As-shaff (YISC periode Januari 2006), saat ini perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian terutama untuk melihat kinerja kepengurusan angkatan.
Beberapa hal yang perlu digarisbawahi diantaranya adalah, arah perkembangan angkatan sangat ditentukan oleh seberapa serius pengurus angkatan rela melakukan tugas kerjanya. Sifatnya "Rela", karena As-shaff bukan suatu organisasi berbadan hukum, bukan pula profit oriented, As-shaff hanya kumpulan komunitas yang datang dari latar belakang berbagai karakter kehidupan, keilmuan, niat dan tujuan, serta memiliki waktu luang yang sama dihari minggu. Terlepas dari itu semua, untuk menggerakkan roda organisasi diperlukan konsolidasi internal (tim yang mengkoordinir komunitas tersebut), sebelum tim tersebut bekerja sesuai dengan program kerjanya.
Berikut salah satu bentuk upaya koordinasi didalam sebuah organisasi... semoga bermanfaat terutama bagi teman-teman yang sedang menjalankan roda organisasi.
Silahkan

Assalamu’alaikum wr.wb

Teman-teman pengurus yang berbahagia, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada kita untuk bisa mengemban amanah dengan baik. Insya Allah.

Sehubungan dengan telah berakhirnya masa perkuliahan angkatan dasar, dan saat ini kita sedang memasuki masa pra lanjutan, maka beberapa hal seperti yang telah saya singgung dalam beberapa email sebelumnya... akan ada beberapa agenda kegiatan yang kita lakukan....- yang sejauh ini saya amati – telah teman-teman pengurus lakukan sesuai agenda, seperti:
  1. Membantu Pelaksanaan Bhakti Sosial Yisc (donor darah) --> Pj: Sie.Baksos (finished)
  2. Membantu Kegiatan Milad Yisc --> PJ: Kadiv Jarkomin (on going process)
  3. Pelaksanaan Tadabur Alam --> PJ: Tim Kecil TA (On going process)
  4. Persiapan Kuliah Pra Lanjutan --> PJ: Kadiv Pendidikan (On going process)
  5. Pendaftaran Kuliah Pra Lanjutan --> PJ: Tim Kecil Pra Lanjutan (On going process)

Melihat betapa banyaknya agenda kita, yang semuanya berjalan hampir bersamaan, maka saya menghimbau sekaligus memohon kehadiran teman-teman untuk meluangkan waktu sejenak dihari minggu untuk melakukan konsolidasi internal dikepengurusan angkatan yang kita cintai ini.

Insya Allah rapat konsolidasi akan kita lakukan pada:
Hari/tanggal : Ahad/28 Mei 2006
Waktu : 15.15 wib (Ba’da Ashar) s/d selesai
Tempat : Taman Firdaus (tentative)
Agenda : 1. Konsolidasi pengurus
2. Persiapan pendaftaran perkuliahan Lanjutan
3. Laporan tim survey Tadabur Alam
4. Laporan pelaksanaan kuliah Pra Lanjutan
5. Review program kerja

Semoga Allah swt, meridhoi niat dan amal ibadah kita. Insya Allah, Amien.

Wassalamu’alaikum wr.wb
Dedy Kustyono

NB: Tidak menutup bagi teman-teman selain pengurus untuk hadir memberikan sumbang sarannya

Jagoanku sudah besar

Hari ini, tak terasa jagoanku sudah 2tahun 3bln... disela kesibukanku membuat laporan dia berusaha mencari perhatianku dan mengalihkan sejen...